Ingatan pudar dimakan waktu,
jalan sirna dalam kisah yang redup.
Sudut-sudut lemah pikiran kembali
memberikan bayangan.
Aku lupa di antara riuhnya dunia.
Di mata haru dan luput cerita,
aku seperti hilang dalam kabut.
Dihabisi masa tak bersisa kisah.
Pada lembaran baru yang
terbentang tak berujung.
Ingatanpun perlahan terungkap
menunjukkan cerita malang dulu.
Tak mungkin aku lupa,
pada ingatan-ingatan lalu.
Meski waktu terus menghabisi nyawa
yang tertatih-tatih melawan kalah.

Komentar
Posting Komentar