Di antara dosa-dosaku, pada hari-hari yang membayang duka. Masih adakah ampunan, wahai Tuhan ?
Seandainya langit runtuh, bumi hancur, dan manusia binasa. Akankah penyesalanku masih berkesempatan ?
Teruntuk raga yang tak sanggung lagi berjalan pada dunia. Serta nyawa yang hampir terbunuh oleh akhir takdir. Apakah doaku masih dapat terijabah ?
Aku hampir berjalan pada detik-detik kematian yang merenggut diri. Tuhan, aku lupa mengucap syukur pada waktu-waktu hidupku. Dapatkah aku, berdoa untuk terakhir kalinya ?
Dalam bisikan lirih yang penuh harap, aku memohon, jangan tinggalkan aku Tuhan. Di penghujung jalan hidup yang rapuh, izinkan aku pulang dalam damai-Mu.
Selama kau bersama dosa, ada Tuhan yang senantiasa bersamamu. Bahkan, kau sakiti raga karena dosa, Tuhan masih disana menantimu sebab Tuhan tidak peduli dosaMu dia hanya peduli padamu dgn semua keluh kesahmu karena dosa.
BalasHapus