Kukirimkan sepotong sajak teruntuk dirimu ; Dinda lewat angin sore terhunus di antara udaranya semoga saja dapat terdengar olehmu dari bisik samar-samarnya. Setengah mati aku menciptanya di antara rindu yang mengobrak-abrik perasaan mehantui jiwa dikala raga tak bisa bertemu dan hanya bisa diwakilkan oleh sepotong sajak ini. Selepas sore yang kemudian mendatangkan malam masih saja ada sajakku yang tercipta untukmu ; Dinda. Belum berakhir dan tidak habis terucap rinduku meski waktu-waktu terus memakannya. Kutitipkan lagi pada angin malam sajakku yang tercipta teruntuk dirimu di tengah kekalutan menikmati terpaan kerisaun yang semoga saja besok segera mereda.
Jadilah bersinar seperti bintangku💫