Langsung ke konten utama

MEMORIA KITA




Pada buku yang kubaca, aku menemukanmu
buku berjudul “Melipat Jarak”
yang kuseruput dengan secangkir kopi
pagi tadi di teras rumah

Tidak sengaja terkenang kenangan kita
saat membaca buku berdua
menjelajahi kedai-kedai kopi
untuk sekadar berdiskusi bersama

Bagian paling kunikmati ketika kita berbeda pandang
mempertahankan paham masing-masing
tentang pendirian saling mencintai ; Meski katamu 
“Cinta telah membuatmu kalah dari seorang perempuan keras kepala”

Kita sama tertawa ketika memegang secangkir kopi
aromanya  yang semerbak mulai menebar 
diantara cerita kita yang melayang
di kedai kopi itulah, memoria cinta kita

Komentar