Saat malam yang larut
Pada sudut kesamaran
Di dalam kehampaan
Dan aku ad di sana
Masih di sana
Di tempat yang sama
Merenungi nasib sang diri
Menyaksikan hidupku yang malang
Akankah aku tetap di sana ?
Dengan jarum jam yang terus berdenting
Dan hati yang masih tak tentu
Walau dinginnya sang malam
Aku ingin berlari
Mencari diriki yang sebenarnya
Menemukan sosok yang hilang dalam kekhilafan
Dan hidup kembali seperti manusia
Aku tak ingin lagi menutup mata
Berpura-pura bisu, tuli, dan lumpuh.
Aku tak mau lagi dijadikan orang berkalang tanah
Hidup dalam sepi dan belas kasih orang
Mungkin takdirku saja yang berbeda
Tapi aku bodoh jika menyesali itu
Mengalah pun tak guna
Apalagi merintih
Meski sang diri menangis
Karena takut pada duri
Tetap kutapakkan kakiku di atasnya
Mengikuti garis hidup sang ilahi

Komentar
Posting Komentar